Paul Pogba akan meninggalkan Manchester United

Paul Pogba akan meninggalkan Manchester UnitedSepertinya klub liga Inggris, Manchester United akan mengalami kesulitan karena kehilangan satu pemain gelandang. Dialah Paul Pogba yang dikabarkan akan pindah untuk bergabung dengan klub dari Spanyol pada pasar transfer musim panas ini.
Sebenarnya Pogba sudah menjadi bahan omongan, ejekan, dan kritikan para Jurnalis Inggris dalam dua tahun terakhir. Berbagai pihak dan media Inggris selalu mengkomentari performa Pogba pada setiap pertadningan. Ada yang merasa tidak optimal, ada yang mengatakan kurang semangat, dst.
Tetapi Pogba baru saja menutup mulut para kritikus. Dirinya berhasil menjadikan Prancis sebagai Juara Piala Dunia 2018. Tentu saja dengan keberhasilannya dan permaiannnya yang bagus selama turnamen, banyak klub yang jadi tertarik untuk mendatangkan Pogba ke klubnya pada musim panas ini.
Kemudian terdapat kabar yang bisa menjadi ancaman Manchester United.
Dikutip dari media Spanyol, Don Balon Paul Pogba dikabarkan sedikit lagi akan keluar dari United. Dirinya akan pindah ke Spanyol untuk bermain bersama salah satu klub disana. Bisa Real Madrid atau Barcelona.
Kabar yang menandakan kalau Real Madrid tertarik untuk mendatangkan Pogba sebenarnya bukanlah kabar yang baru. Tim asal kota Madrid tersebut sudah memperhatikan perkembangan Pogba ketika dirinya masih berada di Juventus.
Malahan Pogba hampir dibeli dari Juve pada tahun 2016 kemarin. Sayangnya Madrid masih ragu dengan keputusannya untuk mengambil Pogba. Melihat kesempatan ini Manchester United langsung membayar Pogba dari Juve dengan harga fantastis.
Kemudian faktor yang mengingikan Madrid mendatangkan Pogba lagi-lagi dikarenakan pindahnya Ronaldo. Dengan kehilangan sang mega bitang, Madrid harus mengisi kekosongan yang ada. Makanya mereka berpikir kalau Pogba mampu menjadi simbol Los Blancos yang baru nantinya.
Klub lain yang mengincar Pogba adalah Barcelona. Tetapi Barcelona mengicar Pogba karena saran dari agen Pogba, Mino Raiola.
Barcelona saat ini dalam masa pencarian pemain gelandang baru di barisan tengah. Setelah ditinggalkan Andres Iniesta, Barcelona menginginkan sosok yang kuat sebagai penggantinya.
Terdapat kabar bahwa Raiola sudah menemui secara langsung pihak Bercelona pada minggu lalu. Pada kabar tersebut diceritakan bahwa Raiola menawarkan kliennya untuk bergabung dengan Barcelona pada musim depan.
Meskipun kepindahan ini berdasarkan dari keinginan pemain, tetapi maupun Real Madrid atau Barcelona masih harus membuang uang dalam jumlah yang tidak sedikit demi Pogba. Soalnya Manchester United akan memasangkan harga jual Pogba yang sangat tinggi pada pasar transfer kali ini.

Kepergian Ronaldo membuat Gareth Bale kembali disayang

Kepergian Ronaldo membuat Gareth Bale kembali disayangDengan pindahnya Cristiano Ronaldo ke Juventus, Real Madrid harus mencari pengganti yang bisa menggantikan posisi Ronaldo. Posisi pemain Gareth Bale sepertinya berubah drastis.
Pada tahun 2013 Bale pertama kali datang untuk bermain di Real Madrid. Waktu itu dirinya merupakanpemain termahal di dunia. Kombinasi Gareth Bale, Ronaldo dan Karim Benzema menjadikan Real Madrid lawan yang sangat ditakuti oleh saingannya.
Tetapi permainan Bale pada dua musim terakhir tidak begitu gemilang, hal ini dikarenakan dirinya sering mengalami cedera. Dikarenakan hal tersebut, kabar Real Madrid untuk menjual Bale semakin meningkat. Hal ini dikarenakan Real Madrid membutuhkan pemain andalan baru yang jarang berhubungan dengan cedera

Walaupun sering berkutat dengan cedera dan rasa sakit, Bale ternyata mampu bermain dengan baik. Tercatat Bale berhasil mencetak 21 gol dari total 39 pertandingan saat bermain membela Real Madrid. Salah satu gol terpenting Bale tecipta pada final Liga Champions. Kala itu Bale berhasil dua kali membobol gawang Loris Karius.
Sebenarnya masa depan Bale di Real Madrid selalu tidak pasti. Tetapi sekarang dengan kepergian Ronaldo ke Juventus, ditambah dengan keluarnya pelatih Zinedine Zidane, menjadikan Real Madrid berencana untuk menjaga Gareth Bale supaya tidak keluar dari klub.
Berdasarkan data dari Independent, manajer Real Madrid, Julen Lopetegui dikabarkan sudah melakukan pertemuan dengan Bale. Pertemuan tersebut tidak lain untuk membahas masa depan Bale. Lopetegui juga mengaku kalau Bale saat ini menjadi pemain yang sangat dibutuhkan di rencana baru Madrid untuk memenangkan musim depan.
Pendekatan Lopetegui ini dikabarkan akan menghentikan keputusan Bale untuk keluar dari Real Madrid. Kabarnya Manchester United sudah sangat siap mendatangkan Bale ke klub.
Setelah berakhirnya final Liga Champions kemarin, Bale mengaku kalau dirinya masih membutuhkan kepercayaan diri untuk tetap bermain di Madrid dengan menjadi pemain regular selama beberapa pekan. Dan jika nantinya Lopetegui dapat memberikan apa yang diminta oleh Bale, maka pemain asal Wales tersebut diyakini tidak jadi pergi.
Real Madrid saat ini sedang dalam situasi transisi semenjak keluarnya Zidane dan Ronaldo. Untuk mengisi lubang yang ditinggakan oleh Ronaldo, Madrid dikabarkan akan mengincar beberapa bintang pemain sepak bola seperti Kylian Mbappe, Eden Hazard, dan Neymar.

Deschamps diminta mundur dari Pelatih Timnas Prancis

Deschamps diminta mundur dari Pelatih Timnas PrancisTerdapat beberapa faktor yang menjadikan Prancis sebagai juara Piala Dunia 2018. Seperti pemain yang bertalenta, kerja sama tim, dan semangat juang yang tinggi. Kehadiran Didier Deschamps sebagai orang yang menyusun strategi juga salah satu faktor kemenangan Prancis. Tetapi meskipun Deschamps berhasil membawa timnas Prancis menjadi juara ternyata ada pihak yang tidak senang dengan permainan Les Bleus. Malah pihak ini meminta Deschamps untuk mundur dari pelatih.

Sebelumnya Prancis berhasil mengukir sejarah kemenangan dengan memenangkan trofi Piala Dunia setelah mengalahkan Kroasia 4-2. Keempat gol tersebut diciptakan oleh kaki-kaki pemain bertalenta Prancis yaitu Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, Paul Pogba, dan tentu saja gol bunuh diri yang dilakukan pemain Kroasia, Mario Mandzukic.
Meskipun berhasil mengakhiri turnamen sebagai pemenang, tetapi ada juga orang yang tidak menyukai penampilan Prancis. Sebut saja seperti Deja Lovren, Bek Kroasia.
Lovren secara menyatakan secara langsung bahwa dirinya tidak suka dengan strategi yang diterapkan timnas Prancis.
Kemudian kritikan lain datang dari sosok yang berasal dari Prancis. Sosok ini bernama Hatem Ben Arfa, mantan pemain timnas Prancis. Dirinya merasa taktik yang digunakan Prancis untuk menang itu tidak pantas digunakan.
Kenapa? Ben Arfa mengatakan kalau strategi Didier Deschamps bisa berdampak negative di masa depan nanti. Soalnya banyak timnas-timnas lain yang nantinya akan mengikuti taktik yang digunakan Deschamps.
Meskipun Ben Arfa mengakui taktik yang digunakan Deschamps merupakan taktik yang sangat efisien tetapi pemain lain akan mencontoh dari Prancis dan nantinya akan lahir sebuah peraturan tidak tertulis baru yang akan digunakan timnas lain.
Tentu saja tidak akan seru jika seandainya seluruh timnas akan bermain bertahan sepanjang pertandingan. Itulah sebabnya Ben Arfa tidak menyukai Deschamps
“Les Blues adalah penjudi, yang memanfaatkan semua kesalahan lawannya,” ucap Ben Arfa.
Ben Arfa juga kagum dengan prestasi yang didapatkan oleh tim asuhan Deschamps. Tetapi dia menganjurkan kepada pelatih berumur 49 tahun tersebut untuk mengikuti langkah pelatih Prancis sebelumnya, Zinedine Zidane.
Langkah yang dimaksud ini adalah memundurkan diri dari jabatan sebagai pelatih Prancis.
Hal ini diucapakn Ben Arfa supaya pemain-pemain muda yang ada dalam tim bisa mengerahkan potensi-potensi mereka dengan bebas.

“Dengan begitu [mengundurkan diri], penerusnya bisa mengerahkan potensial dari tim, dan membuat para pemain muda yang mengesankan bebas menunjukkan permainan indahnya seperti Brasil,” pungkasnya.
Walaupun kisah timnas Brasil di Piala Dunia 2018 terhenti ketika melawan Belgia pada babak perempat final.

Daley Blind mendapatkan penghormatan dari Mourinho

Daley Blind mendapatkan penghormatan dari MourinhoDaley Blind mendapatkan penghormatan dari manajer Manchester United, Jose Mourinho. Pengohrmatan ini diberikan atas sikap profesionalisme yang ditunjukkan Blind selama berada di Old Trafford.
Blind sudah diresmikan keluar dari Setan Merah. Dirinya memutuskan untuk kembali ke klub lamanya, Ajax Amsterdam.
Kepindahan Daley Blind diresmikan pada hari selasai 17 Juli 2018 kemarin. Dirinya dibeli oleh Ajax Amsterdam dengan harga 14 juta pounds. Harga yang cukup bagus mengingat harga Blind bisa meningkat hingga 18,5 juta.
Pihak Ajax juga sudah memberikan pengumuman resmi atas kedatangan pemain belanda tersebut ke klub mereka. Dalam pengumuman tersebut dikatakan bahwa Blind sudah menadatangani kontrak dengan masa empat tahun.
Setelah Daley Blind diresmikan keluar, Mourinho memberikan ucapan terima kasih kepada Blind.
Mourinho mengaku bahwa Blind merupakan sosok yang sangat hebat dalam dirinya. Dirinya mengatakan selama 18 tahun lamanya Mourinho menjadi pelatih, baru kali ini dia melihat sosok yang sangat professional seperti Blind. Baik ketika bermain dilapangan, atau bertemu diluar lapangan, Mourinho selalu senang bertemu dan bekerja sama dengan Blind.
Atas kepergian Blind kembali ke klub masa kecilnya, Mourinho mengucapkan harapannya kepada Blind dan berterima kasih atas komitmen dan dedikasi yang diberikannya selama dua musim terakhir.
Pada awal tahun bergabungnya Blind bersama Manchester United pada tahun 2014, dirinya sering kali dijadikan pemain inti Setan Merah. Kala itu ketika United masih diasuh Louis Van Gaal.
Tetapi setelah Mourinho mengambil alih, Blind perlahan-lahan mendapatkan tempat di bangku cadangan. Terutama ketika Mourinho mempercayai Ashley Young untuk menjadi bek kiri, yang semulanya winger kanan.
Blind sudah tampil bersama United selama empat musim, dan dirinya sudah mengikuti 141 pertandingan dan berhasil mencetak enam gol. Selain itu Blind juga berhasi membawa United menjadi juara FA Cup, Community Shield, EFL Cup dan Liga Eropa.
Selain Mourinho yang memberikan salam, Blind juga sempat mengucapkan salah perpishan kepada Mourinho, teman-temannya dan pendukung Manchester United.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang, para Manajer, pelatih, departemen medis, semua orang yang membantu saya beradaptasi dengan begitu cepat di awal, tentu saja rekan-rekan tim saya dan yang terakhir tetapi bukan yang paling akhir adalah para fans!”

“Saya ingin berterima kasih atas semua cinta dan dukungan yang saya terima dan masih dapatkan. Saya tidak akan pernah melupakan beberapa permainan dan momen khusus, saya akan merindukanmu ‘Teater Impian’! Tapi sekarang waktunya pulang.”

Berbagai angka dan Rekor Baru Piala Dunia 2018

Memang Piala Dunia 2018 sudah selesai tetapi apa salahnya untuk tetap membahas Piala Dunia yang dimenangi oleh Prancis.
Satu bulan turnamen tersebut berlangsung. Dan pada setiap pertandingan yang tersedia, selalu saja terdapat kejutan yang tidak ada habisnya. Piala Dunia 2018 sukses menghebohkan dunia.
Dimulai dengan jatuhnya satu persatu tim-tim unggulan, kemudian bangkitnya tim-tim underdog, hasil yang mengejutkan, munculnya pemain-pemain bintang baru, si fenomenal Kylian Mbappe dan berhasilnya Kroasia sampai ke Final merupakan rangkaian kejutan yang terjadi selama pertandingan.
Ya memang benar kalian semua sudah tahu itu. Tetapi setelah ini terdapat beberapa fakta atau rekor yang terakit dengan lajunya Piala Dunia 2018.
1. Ketika Uruguay dan Portugal bertanding di babak 16 besar, terdapat suatu akumulatif angka yang menarik. Jumlah usia pelatih Uruguay, Oscar Tabrez dan pelatih Portugal, Fernando Santos adalah 135 tahun. Angka ini merupakan jumlah usia tertua antara dua pelatih di Piala Dunia.
2. Ivan Perisic berhasil menempuh jarak sejauh 72,5 kilometer selama bermain di turnamen.
3. Belgia berhasil mencatat sesuatu yang unik ketika mereka menang melawan Jepang 3-2. Catatan tersebut mengungkapkan bahwa Belgia merupakan tim kedua sejak 48 tahun yang lalu yang berhasil memenangkan pertandingan setelah tertinggal dua gol pada fase gugur Piala Dunia.
4. Tercatat bahwa baik Cristiano Ronaldo maupun Lionel Messi keduanya tidak pernah mencetak gol pada fase gugur Piala Dunia. Dengan kombinasi jumlah permainan mereka adalah 21 jam 10 menit.
5. Jepang berhasil menghancurkan kutukan dimana tim Asia tidak pernah menang melawan tim Amerika Selatan dengan mengalahkan Kolombia. Sudah 18 pertandingan terjadi sebelum akhirnya Jepang melakukannya.
6. David De Gea tampil sangat buruk, tercatat dirinya hanya memiliki rasio penyelamatan sebesar 14,3 persen.
7. Pada Piala Dunia 2018, sudah terdapat 12 gol bunuh diri. Dua kali lipat dari jumlah tertinggi gol bunuh diri pada Piala Dunia 1998.
8. Pemain Bek timnas Inggris, Harry Maguire sudah melepaskan 11 tembakan melebihi Luka Modric (10), Raheem Sterling (10), Gabriel Jesus (10) Robert Lewandowski (9). Sebagai catatan Neymar melakukan tembakan terbanyak yaitu 27 tembakan.
9. Total 10 pemain Belgia berhasil menjadi pencetak gol di Piala Dunia. Pencapaian yang sama terjadi di Prancis 1982 dan Italia 2006.
10. Meskiko tidak pernah lolos dari babak 16 besar selama tujuh kali periode Piala Dunia secara berturut-turut.

3 penyerang terbaik Piala Dunia 2018

3 penyerang terbaik Piala Dunia 2018

Mungkin Piala Dunia 2018 bukanlah Piala Dunia yang baik untuk para penyerang. Malahan menjadi Piala Dunia yang bagus bagi para pemain sayap dan gelandang.

Luis Suares dan Edinson Cavani sempat menjadi duo penyerang tangguh Uruguay. Tetapi Cavani sempat mengalami cedera ketika melawan Portugal di perempat final.
Timnas Argentina juga memiliki pemain-pemain penyerang berkelas. Sayangnya Jorge Sampaoli tidak berhasil menciptakan resep yang ampuh di Piala Dunia 2018.
Penyerang utama Prancis, Olivier Giroud bahkan tidak menyumbang satu gol-pun kepada Timnas Prancis.
Hal ini seperti menunjukkan kalau striker-striker Piala Dunia 2018 tampil payah.
Walaupun begitu, ada juga striker yang setidaknya berhasil tampil sesuai ekspektasi. Malah ada yang berhasil menunjukkan permainan terbaik mereka di kancah Internasional.
Cristiano Ronaldo (Portugal)
Meskipun timnas Portugal tidak berhasil tembus babak 16 besar, tetapi penyerang Portugal Cristiano Ronaldo mampu menampilkan permainan yang intensif.
Ronaldo berhasil melakukan jumlah tembakan on target lebih banyak dari Harry Kane dan Romelu Lukaku yang dijumlahkan sampai semi-final.
Ronaldo berhasil melakukan hat-trick ketika melawan Spanyol. Kemudian dirinya mampu mencetak empat gol ketika melawan Russia.
Ronaldo juga akan menjalani karir baru setelah dirinya pindah ke Juventus.
Harry Kane (Inggris)
Walapun Harry Kane tidak mampu membawa timnya hingga ke final, tetapi Kane berhasil mendapatkan sepatu emas Piala Dunia 2018.
Kane mengawali pertandingan Piala Dunia 2018 dengan maksimal. Dirinya langsung mencetak lima gol pada dua laga pertama di penyisihan grup. Kane juga berhasil melakukan Brace pada pertandingan pertama dan Hat-Trick pada pertandingan kedua.
Meskipun mendapatkan Sepatu Emas, kegagalan Kane dalam setelah penyisihan grup tetap menjadi alasan kalahnya Timnas Inggris.
Sesudah masuk ke babak 16 besar, Kane gagal menyumbang satu gol hingga selesai turnamen. Bahkan kehadiran Kane dilapangan tidak memberi dampak pada permainan. Kane juga melewati berbagai kesempatan emas dalam mencetak gol.
Hal ini membuat pencapain Kane dipertanyakan. Apakah itu hanya sebuah keberuntungan atau pure skill.

Romelu Lukaku (Belgia)
Sama halnya dengan Harry Kane, sang striker Belgia juga gagal mencetak gol sesudah babak penyisihan grup.
Meskipun begitu Lukaku mampu bermain luar biasa di Piala Dunia 2018. Hal ini ditunjukkan lewat kemenangan Belgia melawan Brasil. Walaupun saat itu Lukaku tidak diletakkan pada bagian penyerang, tetapi Lukaku mampu menciptakan peluang kemenangan Belgia.
Tidak ada satu gol Lukaku yang berasal dari penalty. Lukaku malah memberikan penampilan kerja sama tim yang apik dengan Kevin De Bruyne dan Eden Hazard.
Walaupun permainannya mendapatkan kritikan ketika bertanding melawan Prancis dan Inggris, tetapi Lukaku tetap menjadi striker terbaik Piala Dunia 2018.